[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"shared:seo":3,"shared:contact":10,"shared:careers":16,"gp:budidaya-bawang-merah-cara-dan-langkah-mudah":21,"shared:logo":83},{"title":4,"og_image":6,"description":7},{"en":5,"id":5},"Bene Pyto Tani Jaya","",{"en":8,"id":9},"A trusted producer of fertilizers and agricultural solutions in Indonesia. Flagship product BenSil+.","Produsen tepercaya pupuk dan solusi pertanian di Indonesia. Produk unggulan BenSil+.",{"phone":11,"message":12,"email":15},"628561060042",{"en":13,"id":14},"Hello, Bene. ","Halo Bene.","benetanijaya@gmail.com",{"enabled":17,"applicationsEnabled":17,"badge":18,"title":19,"subtitle":20},true,{"id":6,"en":6},{"id":6,"en":6},{"id":6,"en":6},{"slug":22,"image":23,"tag":24,"title":27,"excerpt":30,"author":33,"published_at":34,"read_minutes":35,"sections":36,"video_url":23},"budidaya-bawang-merah-cara-dan-langkah-mudah",null,{"en":25,"id":26},"Crop Planning","Perencanaan Tanam",{"en":28,"id":29},"Shallot Cultivation: Easy Methods and Steps","Budidaya Bawang Merah: Cara dan Langkah Mudah",{"en":31,"id":32},"A complete guide to shallot cultivation from seed selection to harvest, covering land preparation, planting, fertilizing, and proper watering for optimal results.","Panduan lengkap budidaya bawang merah dari pemilihan bibit hingga panen, mencakup pengolahan lahan, penanaman, pemupukan, dan penyiraman yang tepat untuk hasil optimal.","Administrator","2026-07-27T00:00:00+00:00",5,[37,45,53,64,75],{"heading":38,"paragraphs":41},{"en":39,"id":40},"Introduction and the Importance of Shallots","Pengenalan dan Pentingnya Bawang Merah",[42],{"en":43,"id":44},"Shallots are one of Indonesia's high-value horticultural commodities. Beyond being an indispensable kitchen spice, shallots have many other uses, including as traditional medicine. High demand makes this commodity an economic driver, especially in shallot production centers. Shallot prices tend to be more stable than other commodities, making them a top choice for farmers.","Bawang merah merupakan salah satu komoditas hortikultura yang memiliki nilai jual tinggi di Indonesia. Tidak hanya sebagai bumbu dapur yang tak tergantikan, bawang merah juga memiliki banyak manfaat lain, termasuk sebagai obat tradisional. Permintaan yang tinggi menjadikan komoditas ini sebagai salah satu pendorong ekonomi, terutama di wilayah sentra produksi bawang merah. Harga bawang merah cenderung stabil dibandingkan komoditas lain, sehingga menjadi pilihan utama bagi para petani.",{"heading":46,"paragraphs":49},{"en":47,"id":48},"Selecting Quality Seed","Pemilihan Bibit Berkualitas",[50],{"en":51,"id":52},"The first and very important step in shallot cultivation is seed selection. Quality seed produces superior plants. It is best to choose mature seed with bulbs about 1.5 to 2 cm in size. Good seed selection strongly determines an optimal harvest. Make sure the seed is healthy, disease-free, and has good growth potential.","Langkah pertama yang sangat penting dalam budidaya bawang merah adalah pemilihan bibit. Bibit berkualitas akan menghasilkan tanaman yang unggul. Sebaiknya pilih bibit yang sudah berumur, dengan ukuran umbi sekitar 1,5 hingga 2 cm. Pemilihan bibit yang baik sangat menentukan hasil panen yang optimal. Pastikan bibit sehat, bebas penyakit, dan memiliki potensi tumbuh yang baik.",{"heading":54,"paragraphs":57},{"en":55,"id":56},"Land Preparation and Planting","Pengolahan Lahan dan Penanaman",[58,61],{"en":59,"id":60},"Proper land preparation strongly affects shallot growth. Start by clearing the land of weeds and stones, then make beds for planting. Ensure the soil is loose and well-drained so it does not flood during watering or rain. Good land supports optimal root and bulb development.","Pengolahan lahan yang tepat sangat memengaruhi pertumbuhan bawang merah. Mulailah dengan membersihkan lahan dari gulma dan bebatuan, kemudian buat bedengan untuk menanam. Pastikan tanah dalam kondisi gembur dan memiliki drainase yang baik agar tidak tergenang air saat penyiraman atau hujan. Lahan yang baik mendukung perkembangan akar dan umbi bawang merah secara optimal.",{"en":62,"id":63},"Planting is done by pressing three-quarters of the bulb into the bed. The seed used should be bulbs aged 70-80 days. One hectare needs about 1 to 1.2 tons of seed. Before planting, seed is treated with mancozeb fungicide to prevent wilt, at a dose of 100 grams of fungicide per 100 kg of seed.","Penanaman dapat dilakukan dengan menancapkan tiga per empat bagian umbi ke dalam bedengan. Benih yang digunakan sebaiknya umbi yang sudah berumur 70-80 hari. Untuk satu hektar lahan dibutuhkan sekitar 1 hingga 1,2 ton bibit. Sebelum ditanam, bibit dirawat dengan fungisida mankozeb untuk mencegah layu, dengan dosis 100 gram fungisida per 100 kg benih.",{"heading":65,"paragraphs":68},{"en":66,"id":67},"Fertilizing and Watering","Pemupukan dan Penyiraman",[69,72],{"en":70,"id":71},"Fertilizing is an important factor in shallot cultivation. The fertilizer needed is manure such as cow dung, chicken manure, or compost, applied as base fertilizer about 1-3 days before planting. When the plants reach 10-15 days and 30 days old, add urea at 200 kg\u002Fhectare, ZA at 400 kg\u002Fhectare, and KCl at 200 kg\u002Fhectare. Proper fertilizing provides enough nutrients for optimal plant growth.","Pemupukan merupakan faktor penting dalam budidaya bawang merah. Pupuk yang dibutuhkan adalah pupuk kandang seperti kotoran sapi, kotoran ayam, atau kompos, yang diaplikasikan sebagai pupuk dasar sekitar 1-3 hari sebelum penanaman. Setelah tanaman berumur 10-15 hari dan 30 hari, tambahkan pupuk urea 200 kg\u002Fhektar, pupuk ZA 400 kg\u002Fhektar, dan pupuk KCl 200 kg\u002Fhektar. Pemupukan yang tepat memberikan nutrisi yang cukup sehingga pertumbuhan tanaman optimal.",{"en":73,"id":74},"Shallots need adequate watering during growth but do not much like excessive rain. If grown on paddy land with fairly strong sunlight, watering should be routine, especially in the dry season. Watering can be done once a day, in the morning or afternoon, from planting until near harvest so the plant gets enough moisture.","Bawang merah membutuhkan pengairan yang cukup selama pertumbuhannya, namun tidak terlalu menyukai air hujan berlebihan. Jika budidaya dilakukan di lahan sawah dengan sinar matahari cukup terik, penyiraman sebaiknya dilakukan rutin, terutama pada musim kemarau. Penyiraman dapat dilakukan sehari sekali, pada pagi atau sore hari, sejak penanaman hingga menjelang panen agar tanaman mendapat kelembapan yang cukup.",{"heading":76,"paragraphs":79},{"en":77,"id":78},"Prospects and Cultivation Success","Prospek dan Kesuksesan Budidaya",[80],{"en":81,"id":82},"Shallot cultivation is a promising venture with bright prospects. With stable prices and constant demand, this commodity can be a good source of income. Its success, however, depends heavily on the right steps, from selecting quality seed to land preparation, planting, fertilizing, and watering. If every process is done well, a maximal, high-quality harvest is not impossible.","Budidaya bawang merah merupakan usaha yang menjanjikan dengan prospek cerah. Dengan harga jual yang stabil dan permintaan yang selalu ada, komoditas ini dapat menjadi sumber penghasilan yang baik. Namun, keberhasilannya sangat bergantung pada langkah-langkah yang tepat, mulai dari pemilihan bibit berkualitas, pengolahan lahan, penanaman, pemupukan, hingga penyiraman. Jika semua proses dilakukan dengan baik, potensi hasil panen yang maksimal dan berkualitas tinggi bukanlah hal yang mustahil.","https:\u002F\u002Fumzatufkrsyaiwzkjnwl.supabase.co\u002Fstorage\u002Fv1\u002Fobject\u002Fpublic\u002Froot-images\u002Flogo.svg"]